TASBIH PELANGI UNTUK SALSA
“ Pelangi itu indah Salsa, bahkan ketika kamu tak mampu untuk melihatnya. Cinta Tuhan akan menuntunmu untuk menyaksikan keindahan itu”
Ramadhan datang mengulum senyum di hati- hati para mujahid cinta. Suara kentongan bersahut-sahutan berdendang ria membangunkan para insan untuk melaksanakan “ tradisi” makan sahur sebelum esok melaksanakan shaum.
1433 H, genap usiaku 24 tahun. Yah… memilki seorang adik pada umur 18 tahun tak pernah terbayangkan olehku sebelumnya dengan terpaut usia yang cukup jauh ternyata tak seburuk yang kukira. Salsa, adikku yang berumur 6 tahun. Ia adikku yang sangat istimewa, Allah memberinya keistimewaan yang hanya segelintir anak yang mendapatkannya. Adikku buta.
Mungkin untuk orang lain itu adalah “aib” memiliki saudara yang tidak sempurna. Namun bagiku, memiliki Salsa adalah anugrah yang tak ternilai harganya.
“ Kak, syurga itu apa sih,,,, katanya Nita syurga itu untuk anak yang baik ya kak” Tanyanya disuatu senja.
“ Ia Salsa,,,, makanya Salsa harus jadi anak yang baik dan sholehah, puasanya kala bisa sampe beduk ya “ kataku sembari mengusap wajah lembutnya.
“ Oh begitu ya kak, Salsa mau puasanya penuh deh, biar masuk syurga. Kata Nita juga disana ada pelangi, Salsa bingung deh kak… Nita sering sekali memuji pelangi… memangnya pelangi itu seperti apa kak?”
“ Pelangi itu….”air mataku meleleh… Ya Allah…. bagaimana aku menjelaskan tentang pelangi sementara ia hanya mengetahui warna hitam dalam hidupnya…
“ Iya, pelangi itu apa kak???”seraya menarik lembut ujung jibabku.
Allahu akbar…Allahu…akbar….
Alhamdulillah, lirihku. Ya Rabb, hamba belum mampu untuk menjelaskan tentang pelangi kepadanya, beri hamba kemampuan untuk itu
“ Nah Salsa berhubung adzan ashar sudah berkumandang, ayo kita shalat,,,” ujarku sembari tersenyum kearahnya.
“Tapi kak pelanginya…”katanya memelas.
“Eits, apa coba yang sering kakak ucapkan kalau adzannya udah berkumandang?”
“ Tinggalkan urusan dunia, dan segera laksanakan shalat”
“ Anak pintar, apalagi sekarang bulan ramadhan, bulan yang penuh berkah dan maghfirah. Ibarat kata, orang puasa tapi nggak shalat sama dengan orang pakai baju tapi tidak pakai celana, nah lo gimana menurut Salsa?”
“ Ih,,, Salsa nggak mau gitu kak, ayo shalat kak,,,”
“Sebelum itu, ayo baca doa setelah adzan,
Senja begitu indah menyapa manusia lewat cahaya keemasannya, takbir cinta pada-Nya terdengar syahdu dibalik corong langgar yang telah lapuk di kampungku. Kalimat-kalimat takbir menyeruak di berbagai penjuru desa.
“ Terimakasih ya Rabb,,, di malam terakhir ramadhan hamba akan mampu menjelaskan pelangi kepada Salsa….” kugenggam erat tasbih berwana-warni itu,,, yah aku kan menjelaskan pelangi melalui tasbih itu, tasbih pelangi.
Allahu akbar …allahu akbar laa..ilaha illallahhu allahu akbar,,,, suara takbir membahana memecah hening cakrawala “ dana mbojo” . Alhamdulillah aku dan keluarga dapat berlebaran dikampung ibu, Bima.
Kubungkus cantik tasbih pelangi yang akan ku berikan kepada Salsa,
“Salsa…”melihatnya diujung jalan …..
Brukk…..
Aku hanya mampu melihat tasbih pelangi Salsa terhambur di ujung jalan itu. Dengan sedikit sisa tenaga kucoba meraih tasbih itu, namun…..
“Kakak belum dapat menjelaskan pelangi kepadamu Salsa, Namun kakak yakin mata ini mampu. Bahkan ia akan melihat keindahan cinta Tuhan”
Komentar
Posting Komentar